Urutan Kopi dari Kadar Gula dan Kafein Paling Tinggi Sampai Paling Rendah, Banyak Orang Ternyata Salah Paham
Padahal ada dua faktor penting yang sebenarnya jauh lebih menarik untuk di perhatikan.
Yaitu kadar gula dan kandungan kafein.
Lucunya, banyak orang mengira kopi yang paling pahit otomatis memiliki kafein tertinggi.
Sementara kopi yang terasa manis di anggap lebih ringan.
Faktanya tidak selalu begitu.
Dalam dunia kopi modern, rasa manis belum tentu berarti kafeinnya rendah.
Sebaliknya, minuman yang terasa ringan kadang justru mengandung kafein cukup tinggi.
Memahami Perbedaan Gula dan Kafein dalam Kopi
Kafein berasal dari biji kopi itu sendiri.
Semakin banyak kopi yang di gunakan, biasanya semakin tinggi pula kandungan kafeinnya.
Sementara gula berasal dari tambahan yang di masukkan ke dalam minuman.
Bisa berupa gula pasir, gula aren, sirup karamel, saus cokelat, whipped cream, maupun susu kental manis.
Karena itu, satu minuman bisa memiliki gula sangat tinggi tetapi kafein biasa saja.
Ada juga minuman yang nyaris tanpa gula tetapi kandungan kafeinnya sangat besar.
Peringkat Kadar Gula Tertinggi Sampai Terendah
1. Frappuccino dan Blended Coffee
Dalam kategori coffee shop modern, minuman blended biasanya menempati posisi teratas.
Rata-rata mengandung sirup, susu, saus tambahan, whipped cream, dan kadang topping ekstra.
Dalam satu gelas besar, kandungan gula bisa mencapai lebih dari 40 gram bahkan mendekati 60 gram tergantung resep.
Jumlah tersebut setara atau bahkan melebihi beberapa minuman bersoda.
2. Mocha
Mocha merupakan kombinasi espresso, susu, dan cokelat.
Karena menggunakan saus atau bubuk cokelat manis, kadar gulanya cenderung tinggi.
Terutama pada versi yang di jual di coffee chain besar.
3. Caramel Latte
Tambahan sirup karamel membuat minuman ini memiliki kandungan gula cukup besar.
Meskipun rasa kopinya masih terasa, manis menjadi karakter utama.
4. Kopi Susu Gula Aren
Salah satu minuman paling populer di Indonesia.
Gula aren memang memberi rasa yang lebih alami di banding sirup biasa.
Namun jumlah gulanya tetap cukup tinggi jika di minum setiap hari.
5. Vanilla Latte
Masih menggunakan sirup tambahan tetapi umumnya sedikit lebih ringan di banding caramel latte.
6. Cappuccino
Secara standar tidak menggunakan tambahan gula.
Rasa manisnya berasal dari susu yang di panaskan.
7. Latte
Jika di sajikan tanpa sirup tambahan, latte hanya mengandalkan rasa alami susu.
8. Flat White
Mirip latte tetapi biasanya menggunakan susu lebih sedikit.
Otomatis kadar gulanya juga lebih rendah.
9. Americano
Hanya espresso dan air.
Nyaris tidak mengandung gula jika tidak di tambahkan pemanis.
10. Espresso
Menjadi salah satu minuman kopi dengan kadar gula paling rendah.
Secara alami hampir nol gram gula.
Peringkat Kafein Tertinggi Sampai Terendah
1. Cold Brew Concentrate
Cold brew yang di buat dalam bentuk konsentrat sering memiliki kandungan kafein tertinggi.
Karena proses ekstraksi berlangsung sangat lama dan menggunakan rasio kopi lebih banyak.
Beberapa sajian bahkan bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat kafein espresso biasa.
2. Nitro Cold Brew
Nitro cold brew pada umumnya juga memiliki kandungan kafein sangat tinggi.
Meski terasa lembut saat di minum, efeknya sering lebih kuat di banding latte atau cappuccino.
3. Kopi Robusta Hitam
Robusta mengandung kafein hampir dua kali lebih tinggi di banding Arabika.
Karena itu kopi hitam berbasis Robusta sering terasa lebih “nendang”.
4. Espresso Double Shot
Dua shot espresso dalam satu sajian otomatis meningkatkan total kafein secara signifikan.
5. Americano
Americano sebenarnya menggunakan espresso yang di encerkan dengan air.
Kafeinnya tetap sama dengan espresso yang di gunakan.
6. Cappuccino
Biasanya menggunakan satu shot espresso.
Kandungan kafeinnya sedang.
7. Latte
Umumnya setara cappuccino karena jumlah espresso yang digunakan mirip.
8. Flat White
Pada beberapa cafe kandungan kafeinnya sedikit lebih tinggi karena menggunakan ristretto shot.
Namun secara umum masih berada di kelompok menengah.
9. Mocha
Meski terasa seperti minuman dessert, kandungan kafeinnya tidak terlalu tinggi karena dominasi susu dan cokelat.
10. Frappuccino Kopi
Banyak orang mengira frappuccino memiliki kafein tinggi.
Padahal sebagian besar resep justru lebih fokus pada rasa manis dibanding kekuatan kopi.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pecinta Kopi
Banyak orang takut pada espresso karena rasanya kuat.
Padahal dari sisi kalori dan gula, espresso justru termasuk pilihan paling ringan.
Sebaliknya, minuman kopi yang terasa aman karena manis sering mengandung gula dalam jumlah besar.
Dalam jangka panjang, gula berlebih justru lebih sering menjadi masalah dibanding kopinya sendiri.
Karena itu memahami isi gelas sama pentingnya dengan memilih jenis biji kopi.
Kesimpulan
Jika berbicara tentang kadar gula, minuman blended coffee, mocha, caramel latte, dan kopi susu modern berada di kelompok tertinggi.
Sedangkan espresso dan americano menjadi pilihan dengan gula paling rendah.
Untuk kandungan kafein, cold brew concentrate, nitro cold brew, dan kopi Robusta hitam menempati posisi teratas.
Sementara minuman berbasis susu biasanya memiliki kadar kafein lebih rendah karena komposisi kopinya lebih sedikit.
Jadi kalau tujuanmu adalah mengurangi gula, americano dan espresso bisa menjadi pilihan terbaik.
Namun jika ingin membatasi kafein, justru perlu berhati-hati dengan cold brew dan kopi Robusta yang sering dianggap biasa saja padahal efeknya cukup kuat.



Post Comment