{"id":230,"date":"2026-04-01T15:28:24","date_gmt":"2026-04-01T08:28:24","guid":{"rendered":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230"},"modified":"2026-04-01T15:28:31","modified_gmt":"2026-04-01T08:28:31","slug":"jenis-pohon-kopi-di-dunia-dan-negara-penghasil-kopi-terbanyak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230","title":{"rendered":"Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Kopi Terbanyak"},"content":{"rendered":"<article>\n<header>Banyak orang bicara soal kopi seolah hanya ada satu jenis pohon kopi.<br \/>\nItu salah sejak dasar.<br \/>\nDalam botani, kopi berasal dari genus <strong>Coffea<\/strong>, dan jumlah spesiesnya jauh lebih banyak daripada yang di bayangkan banyak orang.Masalahnya, pasar global membuat orang hanya akrab dengan arabika dan robusta.<br \/>\nPadahal dunia kopi tidak berhenti di sana.<br \/>\nAda liberika, excelsa, dan banyak spesies liar lain yang penting untuk ilmu botani, pemuliaan, dan masa depan kopi.<\/p>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/gdm.id\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/jenis-tanaman-kopi-di-indonesia.webp\" alt=\"jenis pohon kopi di dunia berasal dari genus Coffea\" \/><figcaption>Pohon kopi berasal dari genus Coffea dan buahnya di sebut coffee cherry.<\/figcaption><\/figure>\n<\/header>\n<section>\n<h2>Apakah pohon kopi memang punya banyak jenis<\/h2>\n<p>Ya, dan jumlahnya tidak sedikit.<br \/>\nKew Science saat ini menerima <strong>133 spesies Coffea<\/strong>.<br \/>\nSementara Specialty Coffee Association menjelaskan genus Coffea terdiri dari <strong>lebih dari 120 spesies<\/strong>.<\/p>\n<p>Jadi kalau pertanyaannya adalah apakah ada banyak jenis pohon kopi, jawabannya jelas ada.<br \/>\nSangat banyak.<br \/>\nNamun tidak semua di budidayakan secara luas untuk pasar minuman.<\/p>\n<p>Di sinilah banyak orang keliru.<br \/>\nMereka mencampur istilah <strong>spesies<\/strong>, <strong>varietas<\/strong>, dan <strong>jenis dagang<\/strong>.<br \/>\nArabika dan robusta sering di sebut jenis kopi, tetapi pada level botani keduanya adalah spesies utama atau nama dagang dari spesies utama.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Perbedaan spesies, varietas, dan nama dagang<\/h2>\n<p>Ini penting karena banyak artikel kopi berantakan di bagian ini.<br \/>\n<strong>Spesies<\/strong> adalah unit botani dasar, seperti <em>Coffea arabica<\/em> dan <em>Coffea canephora<\/em>.<br \/>\n<strong>Varietas<\/strong> adalah turunan di bawah spesies, misalnya Bourbon, Typica, atau Geisha dalam kelompok arabika.<\/p>\n<p>Lalu ada <strong>nama dagang atau nama umum<\/strong>.<br \/>\nRobusta, misalnya, sangat sering di pakai\u00a0<a href=\"https:\/\/kingliga.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kingliga<\/a> untuk merujuk pada <em>Coffea canephora<\/em>.<br \/>\nJadi kalau orang bilang robusta adalah spesies tersendiri, itu penyederhanaan pasar, bukan penjelasan botani yang rapi.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Jenis pohon kopi yang paling penting secara komersial<\/h2>\n<p>Meski genus Coffea memiliki lebih dari 120 spesies, konsumsi dunia hampir seluruhnya bertumpu pada beberapa nama saja.<br \/>\nBritannica menyebut <strong>Coffea arabica<\/strong> dan <strong>Coffea canephora<\/strong> memasok hampir seluruh konsumsi kopi dunia.<br \/>\nDi luar itu, liberika dan excelsa tetap penting, tetapi skalanya jauh lebih kecil.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Arabika atau Coffea arabica<\/h2>\n<p>Arabika adalah spesies kopi paling terkenal dan paling banyak di bicarakan dalam kopi specialty.<br \/>\nTanaman ini umumnya tumbuh baik di dataran lebih tinggi dengan iklim yang lebih sejuk di banding robusta.<\/p>\n<p>Secara rasa, arabika biasanya di kenal lebih halus, lebih aromatik, dan lebih kompleks.<br \/>\nKarena itu banyak pasar premium sangat mengandalkan arabika.<br \/>\nNamun kelemahannya juga jelas.<br \/>\nArabika cenderung lebih rentan terhadap penyakit, perubahan iklim, dan tekanan lingkungan.<\/p>\n<p>World Coffee Research juga menekankan bahwa arabika memiliki keragaman genetik yang relatif sempit.<br \/>\nItu berarti banyak varietas arabika modern rentan secara biologis jika di bandingkan dengan kebutuhan dunia kopi jangka panjang.<\/p>\n<p>Dalam kelompok arabika inilah muncul banyak varietas yang sering di bahas orang, seperti Typica, Bourbon, Caturra, Catimor, SL28, hingga Geisha.<br \/>\nJadi jangan salah.<br \/>\nGeisha bukan spesies baru.<br \/>\nIa tetap masuk ke kelompok arabika.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Robusta atau Coffea canephora<\/h2>\n<p>Robusta pada dasarnya adalah nama yang sangat umum di pakai untuk <strong>Coffea canephora<\/strong>.<br \/>\nSpesies ini lebih tahan terhadap panas, lebih kuat menghadapi tekanan lingkungan, dan biasanya memberi hasil panen lebih tinggi daripada arabika.<\/p>\n<p>Rasa robusta umumnya lebih tegas, lebih pahit, lebih earthy, dan kandungan kafeinnya cenderung lebih tinggi.<br \/>\nKarena itu robusta sangat sering di pakai untuk kopi instan, espresso blend, dan produksi massal.<\/p>\n<p>Namun menganggap robusta pasti jelek juga pemikiran malas.<br \/>\nRobustanya yang buruk memang banyak.<br \/>\nTapi robusta berkualitas tinggi juga ada, dan dalam beberapa tahun terakhir nilainya makin di perhatikan.<\/p>\n<p>World Coffee Research mencatat porsi budidaya robusta meningkat dari sekitar seperempat produksi global pada awal 1990 an menjadi sekitar <strong>40 persen<\/strong> dalam beberapa dekade terakhir.<br \/>\nIni menunjukkan peran canephora makin besar, terutama karena faktor iklim dan kebutuhan volume.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Liberika atau Coffea liberica<\/h2>\n<p>Liberika jauh lebih jarang di banding arabika dan robusta, tetapi tetap sangat penting.<br \/>\nPohonnya cenderung lebih besar, bentuk buah dan bijinya khas, dan profil rasanya sering di anggap lebih tidak biasa.<\/p>\n<p>Dalam sejarah, liberika pernah menjadi alternatif penting saat beberapa wilayah terkena penyakit karat daun kopi.<br \/>\nSampai sekarang liberika masih di budidayakan dalam skala tertentu, terutama di beberapa bagian Asia Tenggara.<\/p>\n<p>Secara pasar, liberika tidak pernah mendominasi dunia seperti arabika atau robusta.<br \/>\nNamun secara ilmiah dan agronomis, kelompok liberika penting karena potensinya untuk iklim yang lebih panas dan basah.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Excelsa atau Coffea dewevrei<\/h2>\n<p>Ini bagian yang sering di tulis salah.<br \/>\nDalam banyak artikel lama, excelsa sering di perlakukan hanya sebagai bagian dari liberika.<br \/>\nNamun riset genomik terbaru yang terbit di <em>Nature Plants<\/em> pada 2025 memisahkan kelompok ini menjadi spesies berbeda, yaitu <strong>Coffea dewevrei<\/strong> untuk excelsa.<\/p>\n<p>Kew juga sudah menjalankan proyek khusus tentang pengembangan excelsa dan liberika.<br \/>\nIni menunjukkan bahwa excelsa bukan sekadar nama sampingan yang bisa di abaikan.<br \/>\nIa makin penting dalam pembicaraan soal masa depan kopi yang lebih tahan iklim.<\/p>\n<p>Dari sisi rasa, excelsa sering di gambarkan punya karakter buah yang lebih cerah dan profil yang berbeda dari arabika maupun robusta.<br \/>\nDari sisi budidaya, potensinya menarik untuk wilayah yang semakin tidak cocok bagi arabika.<\/p>\n<\/section>\n<figure><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/upload.wikimedia.org\/wikipedia\/commons\/3\/3a\/Coffee_beans_roasted.jpg\" alt=\"arabika robusta liberika dan excelsa adalah jenis kopi yang paling dikenal\" \/><figcaption>Arabika, canephora atau robusta, liberika, dan excelsa adalah nama yang paling sering di bahas dalam dunia kopi.<\/figcaption><\/figure>\n<section>\n<h2>Jenis pohon kopi liar yang penting untuk masa depan<\/h2>\n<p>Kalau pembahasan berhenti pada empat nama di atas, itu masih terlalu sempit.<br \/>\nBanyak spesies Coffea liar tidak di perdagangkan luas, tetapi justru penting untuk riset dan pemuliaan.<br \/>\nDi sinilah masa depan kopi bisa berubah.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Coffea eugenioides<\/h2>\n<p>Spesies ini penting karena di kenal sebagai salah satu dari dua tetua diploid pembentuk arabika.<br \/>\nWorld Coffee Research menjelaskan bahwa <strong>Coffea arabica<\/strong> berasal dari peristiwa spesiasi yang melibatkan <strong>Coffea canephora<\/strong> dan <strong>Coffea eugenioides<\/strong>.<\/p>\n<p>Artinya, eugenioides bukan nama botani yang bisa di sepelekan.<br \/>\nIa bagian dari asal usul arabika itu sendiri.<br \/>\nSelain itu, SCA mencatat eugenioides berasal dari dataran tinggi Afrika Timur dan memiliki kadar kafein lebih rendah di banding arabika.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Coffea stenophylla<\/h2>\n<p>Kew menyebut stenophylla sebagai spesies liar yang mampu tumbuh pada suhu lebih hangat daripada arabika sambil tetap menawarkan mutu rasa yang tinggi.<br \/>\nItu sebabnya stenophylla sering di sebut sebagai salah satu kandidat penting untuk kopi masa depan yang lebih tahan iklim.<\/p>\n<p>Jadi, walau belum menjadi arus utama komersial, stenophylla sangat penting dalam diskusi adaptasi perubahan iklim.<br \/>\nIni bukan sensasi media.<br \/>\nIni isu nyata.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Coffea racemosa<\/h2>\n<p>Racemosa adalah spesies yang jauh lebih langka dan tidak di budidayakan luas.<br \/>\nYang membuatnya menarik adalah kadar kafeinnya yang sangat rendah dibanding arabika maupun robusta.<\/p>\n<p>Karena sifat itu, racemosa kerap di bicarakan dalam konteks di versifikasi kopi dan kemungkinan pengembangan niche market.<br \/>\nNamun untuk sekarang, perannya masih kecil di banding empat kelompok utama di pasar.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Coffea charrieriana<\/h2>\n<p>Ini salah satu spesies Coffea yang paling menarik secara ilmiah karena di kenal sebagai kopi alami tanpa kafein dari Kamerun.<br \/>\nSpesies ini belum menjadi pemain besar di pasar minuman, tetapi sangat penting untuk riset pemuliaan.<\/p>\n<p>Kenapa penting.<br \/>\nKarena dunia kopi selalu mencari cara menghasilkan kopi dengan karakter baru, ketahanan baru, atau profil kafein yang berbeda.<br \/>\nSpesies liar seperti charrieriana menjadi aset genetik.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Jadi ada berapa jenis pohon kopi di dunia<\/h2>\n<p>Kalau bicara secara botani, Kew menerima <strong>133 spesies Coffea<\/strong>.<br \/>\nKalau bicara secara komersial, dunia praktis berputar terutama pada <strong>arabika<\/strong> dan <strong>canephora atau robusta<\/strong>, dengan <strong>liberika<\/strong> dan <strong>excelsa<\/strong> sebagai kelompok penting tambahan.<\/p>\n<p>Jadi jawaban paling jujur adalah ini.<br \/>\n<strong>Jenis pohon kopi di dunia sangat banyak<\/strong>, tetapi hanya sedikit yang benar benar dominan di pasar.<br \/>\nSisanya penting untuk konservasi, ilmu botani, dan masa depan budidaya.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Negara penghasil kopi terbanyak di dunia<\/h2>\n<p>Untuk produksi, jangan pakai tebakan.<br \/>\nFAO menyebut negara penghasil kopi terbesar adalah <strong>Brasil, Vietnam, dan Kolombia<\/strong>.<br \/>\nData FAOSTAT 2023 yang di rangkum dalam daftar produksi kopi menunjukkan posisi teratas di tempati oleh <strong>Brasil<\/strong> dengan sekitar <strong>3.405.267 ton<\/strong> kopi hijau.<\/p>\n<p>Setelah itu ada <strong>Vietnam<\/strong> sekitar <strong>1.956.782 ton<\/strong>.<br \/>\nLalu <strong>Indonesia<\/strong> sekitar <strong>760.192 ton<\/strong>, <strong>Kolombia<\/strong> sekitar <strong>680.858 ton<\/strong>, dan <strong>Ethiopia<\/strong> sekitar <strong>559.400 ton<\/strong>.<\/p>\n<p>Data itu penting karena menunjukkan dua hal.<br \/>\nPertama, Brasil tetap raja produksi global dengan jarak yang sangat besar.<br \/>\nKedua, Indonesia memang pemain besar, tetapi belum mendekati skala Brasil atau Vietnam.<\/p>\n<p>Selain lima besar itu, negara produsen penting lain mencakup Uganda, India, Honduras, Peru, dan Guatemala.<br \/>\nArtinya, pusat produksi kopi dunia tersebar di Amerika Latin, Afrika, dan Asia.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Kenapa Brasil menjadi penghasil kopi terbesar<\/h2>\n<p>Brasil unggul karena kombinasi lahan yang sangat luas, sejarah budidaya yang panjang, infrastruktur produksi yang besar, dan skala industri yang efisien.<br \/>\nNegara ini juga memproduksi arabika dan robusta, sehingga fleksibilitas produksinya tinggi.<\/p>\n<p>Banyak orang ingin jawaban romantis di sini, seolah keberhasilan kopi hanya soal cita rasa.<br \/>\nItu naif.<br \/>\nProduksi besar di tentukan oleh lahan, iklim, tenaga kerja, logistik, riset, dan kekuatan industri.<br \/>\nBrasil menang karena seluruh ekosistemnya besar.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Posisi Indonesia dalam peta kopi dunia<\/h2>\n<p>Indonesia tetap sangat penting dalam kopi dunia.<br \/>\nProduksinya besar, keragaman origin sangat luas, dan negara ini di kenal untuk arabika maupun robusta.<br \/>\nNamun secara volume total, Indonesia saat ini masih berada di bawah Brasil dan Vietnam.<\/p>\n<p>Kekuatan Indonesia bukan hanya soal jumlah.<br \/>\nNilai tambahnya ada pada keragaman rasa, identitas origin, dan reputasi kopi dari berbagai pulau serta pegunungan.<br \/>\nTetapi kalau bicara angka mentah produksi, posisi Indonesia harus di baca apa adanya.<br \/>\nBesar, tetapi bukan nomor satu.<\/p>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Ringkasan fakta utama<\/h2>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Genus <strong>Coffea<\/strong> memiliki <strong>133 spesies<\/strong> yang di terima menurut Kew.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Secara pasar, kopi dunia terutama bertumpu pada <strong>Coffea arabica<\/strong> dan <strong>Coffea canephora<\/strong>.<\/li>\n<li><strong>Liberika<\/strong> dan <strong>excelsa<\/strong> juga penting, walau skalanya jauh lebih kecil.<\/li>\n<li>Riset 2025 memisahkan <strong>excelsa<\/strong> sebagai <strong>Coffea dewevrei<\/strong>, bukan sekadar bagian dari liberika.<\/li>\n<li>Spesies liar seperti <strong>eugenioides<\/strong>, <strong>stenophylla<\/strong>, <strong>racemosa<\/strong>, dan <strong>charrieriana<\/strong> penting untuk masa depan kopi.<\/li>\n<li>Negara penghasil kopi terbesar saat ini dipimpin oleh <strong>Brasil<\/strong>, lalu <strong>Vietnam<\/strong>, disusul kelompok produsen besar lain seperti <strong>Indonesia<\/strong>, <strong>Kolombia<\/strong>, dan <strong>Ethiopia<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Internal<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/tribunfakta.com\/category\/kuliner\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kategori Kuliner<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/tribunfakta.com\/category\/edukasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kategori Edukasi<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n<section>\n<h2>Rujukan outbound<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/powo.science.kew.org\/taxon\/urn:lsid:ipni.org:names:325985-2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kew Science: Coffea<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/sca.coffee\/research\/coffee-plants-of-the-world\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Specialty Coffee Association: Coffee Plants of the World<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.britannica.com\/plant\/Coffea\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Britannica: Coffea<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/worldcoffeeresearch.org\/news\/2020\/study-all-arabica-derived-from-a-single-ancestral-plant\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">World Coffee Research: Arabica ancestry<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/worldcoffeeresearch.org\/news\/2024\/the-roots-of-robusta\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">World Coffee Research: The roots of robusta<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.kew.org\/about-us\/press-media\/forgotten-coffee-species-futureproofing-industry-against-climate-change\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kew: Coffea stenophylla<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.kew.org\/science\/our-science\/projects\/excelsa-and-Liberica-coffee-development\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kew: Excelsa and Liberica coffee development<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.nature.com\/articles\/s41477-025-02073-y\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Nature Plants: Liberica and excelsa delimitation<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.fao.org\/markets-and-trade\/commodities-overview\/beverages\/coffee\/en\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">FAO: Coffee markets and trade<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.fao.org\/faostat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">FAOSTAT<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n<\/article>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak orang bicara soal kopi seolah hanya ada satu jenis pohon kopi. Itu salah sejak dasar. Dalam botani, kopi berasal dari genus Coffea, dan jumlah spesiesnya jauh lebih banyak daripada yang di bayangkan banyak orang.Masalahnya, pasar global membuat orang hanya akrab dengan arabika dan robusta. Padahal dunia kopi tidak berhenti di sana. Ada liberika, excelsa, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":231,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[24],"class_list":["post-230","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-meja-panas","tag-fakta-unik"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Terbanyak<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Simak jenis pohon kopi di dunia, dari arabika hingga liberika, plus negara penghasil kopi terbanyak berdasarkan data terbaru.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/joscafe.com\/?p=230\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Terbanyak\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Simak jenis pohon kopi di dunia, dari arabika hingga liberika, plus negara penghasil kopi terbanyak berdasarkan data terbaru.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/joscafe.com\/?p=230\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"JosCafe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-01T08:28:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-01T08:28:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/joscafe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kopi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"SuperCafe\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"SuperCafe\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230\"},\"author\":{\"name\":\"SuperCafe\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cbf8f185d78a07e8c93f8bde03a87b5e\"},\"headline\":\"Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Kopi Terbanyak\",\"datePublished\":\"2026-04-01T08:28:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-01T08:28:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230\"},\"wordCount\":1577,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Kopi.jpg\",\"keywords\":[\"Fakta Unik\"],\"articleSection\":[\"Meja Panas\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230\",\"url\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230\",\"name\":\"Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Terbanyak\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Kopi.jpg\",\"datePublished\":\"2026-04-01T08:28:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-01T08:28:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cbf8f185d78a07e8c93f8bde03a87b5e\"},\"description\":\"Simak jenis pohon kopi di dunia, dari arabika hingga liberika, plus negara penghasil kopi terbanyak berdasarkan data terbaru.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Kopi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Kopi.jpg\",\"width\":1080,\"height\":720},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?p=230#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Kopi Terbanyak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/\",\"name\":\"JosCafe\",\"description\":\"Portal hiburan harian gaya tongkrongan. Bahas tuntas apa yang lagi hype di medsos, curhat asmara, review film, dan spot ngopi terbaik. Update tiap hari!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/cbf8f185d78a07e8c93f8bde03a87b5e\",\"name\":\"SuperCafe\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b34e98c509ac411704fde181fefe75a9ec4c42f9235b2891961f57b62ff3fabb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b34e98c509ac411704fde181fefe75a9ec4c42f9235b2891961f57b62ff3fabb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b34e98c509ac411704fde181fefe75a9ec4c42f9235b2891961f57b62ff3fabb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"SuperCafe\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/joscafe.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/joscafe.com\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Terbanyak","description":"Simak jenis pohon kopi di dunia, dari arabika hingga liberika, plus negara penghasil kopi terbanyak berdasarkan data terbaru.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Terbanyak","og_description":"Simak jenis pohon kopi di dunia, dari arabika hingga liberika, plus negara penghasil kopi terbanyak berdasarkan data terbaru.","og_url":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230","og_site_name":"JosCafe","article_published_time":"2026-04-01T08:28:24+00:00","article_modified_time":"2026-04-01T08:28:31+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":720,"url":"http:\/\/joscafe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kopi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"SuperCafe","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"SuperCafe","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230"},"author":{"name":"SuperCafe","@id":"https:\/\/joscafe.com\/#\/schema\/person\/cbf8f185d78a07e8c93f8bde03a87b5e"},"headline":"Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Kopi Terbanyak","datePublished":"2026-04-01T08:28:24+00:00","dateModified":"2026-04-01T08:28:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230"},"wordCount":1577,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/joscafe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kopi.jpg","keywords":["Fakta Unik"],"articleSection":["Meja Panas"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/joscafe.com\/?p=230#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230","url":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230","name":"Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Terbanyak","isPartOf":{"@id":"https:\/\/joscafe.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/joscafe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kopi.jpg","datePublished":"2026-04-01T08:28:24+00:00","dateModified":"2026-04-01T08:28:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/joscafe.com\/#\/schema\/person\/cbf8f185d78a07e8c93f8bde03a87b5e"},"description":"Simak jenis pohon kopi di dunia, dari arabika hingga liberika, plus negara penghasil kopi terbanyak berdasarkan data terbaru.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/joscafe.com\/?p=230"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230#primaryimage","url":"https:\/\/joscafe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kopi.jpg","contentUrl":"https:\/\/joscafe.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Kopi.jpg","width":1080,"height":720},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/joscafe.com\/?p=230#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/joscafe.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jenis Pohon Kopi di Dunia dan Negara Penghasil Kopi Terbanyak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/joscafe.com\/#website","url":"https:\/\/joscafe.com\/","name":"JosCafe","description":"Portal hiburan harian gaya tongkrongan. Bahas tuntas apa yang lagi hype di medsos, curhat asmara, review film, dan spot ngopi terbaik. Update tiap hari!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/joscafe.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/joscafe.com\/#\/schema\/person\/cbf8f185d78a07e8c93f8bde03a87b5e","name":"SuperCafe","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b34e98c509ac411704fde181fefe75a9ec4c42f9235b2891961f57b62ff3fabb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b34e98c509ac411704fde181fefe75a9ec4c42f9235b2891961f57b62ff3fabb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b34e98c509ac411704fde181fefe75a9ec4c42f9235b2891961f57b62ff3fabb?s=96&d=mm&r=g","caption":"SuperCafe"},"sameAs":["http:\/\/joscafe.com"],"url":"https:\/\/joscafe.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/230","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=230"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/230\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":232,"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/230\/revisions\/232"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/231"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=230"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=230"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/joscafe.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=230"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}